Melakukan Riset Keyword LSI untuk SEO Website Yang Tepat

melakukan riset keyword seo

Cara riset kata kunci atau keyword mungkin saja sudah familiar terdengar dikalangan blogger atau pemilik website. Dengan memahami jenis Keywords yang menjadi target, maka dalam melakukan riset keyword dapat menjadi mudah dan juga tepat, maka kita bisa juga melakukan pengoptimalan konten menjadi lebih bagus.

Jenis Keyword

Pasti kita sering melakukan pencarian (browsing) dengan mengetikan kata beli maupun jual yang dilengkapi juga dengan lokasi dan mungkin mencari sebuah jawaban dengan melakukan browsing seperti bagaimana cara, apa itu, apa yang dimaksud dan lain-lainnya. Dan inilah jenis yang harus kita ketahui dalam membuat suatu konten dengan pemilihan jenis keywords.

Jenis Kata Kunci “Buying Keyword”

Buying Keyword sangat sering digunakan oleh pengguna internet ketika sedang mencari atau memiliki keinginan dalam membeli sebuah produk. Semisalnya mimin sangat ingin sekali membeli sepatu Adidas dan tentu membeli dengan cara pemesanan online. Maka mimin akan mencari melalui browser Google dengan mengetikkan ‘jual sepatu Adidas’. Nah, inilah kata kunci yang disebut ‘Buying Keyword’.

Contoh Buying Keyword

  • Jual
  • Beli
  • Obral
  • Sewa
  • Harga murah
  • Terjangkau

Kecenderungan para pembeli dalam menggunakan keywords ini sangat besar dalam jual beli online. Cobalah untuk memaksimalkan dalam perencanaan kata-kunci ini.

Cara Memaksimalkan Buying Keyword

Bagaimana sih cara dalam memaksimalkan penggunaan Buying Keyword ini ? memaksimalkannya dengan Longtail keyword. Long tail keyword ini kata kunci lebih dari 2 kata (agak panjang), yang umumnya memiliki 3 – 7 kata. Long tail keyword digunakan seperti kalimat dengan memaksimalkan kata kunci yang dipergunakan. Seperti pada screenshot diatas untuk keyword ‘sepatu adidas’, maka long tail keywordnya bisa seperti:

  • Jual sepatu Adidas original murah
  • Jual sepatu Adidas murah di Surabaya
  • Obral sepatu Adidas original terbaru

Jangan lupa untuk menyertakan kota atau wilayah yang ditargetkan (cth : Jual sepatu Adidas murah di Surabaya). Hal ini tentunya dapat juga membantu dan memudahkan calon-caloon pembeli di wilayah atau kota terdekat.

Jenis Kata Kunci ” Pertanyaan Masalah”

Kata kunci pertanyaan masalah ini memiliki potensial juga, jenis Keyword ini selalu dipakai oleh seseorang yang membutuhkan jawaban atau solusi mengenai masalah yang sedang dihadapinya. Jenis Kata kunci ini umumnya diawali dengan kata ‘Bagaimana’ atau ‘Cara’.

Jenis Kata Kunci “Musiman”

Jenis kata kunci yang tidak selalu banyak dipakai, kecuali disaat-saat yang tepat atau diwaktu-waktu tertentu, semisalnya saja di menjelang lebaran idul fitri, lebaran idul adha, musim pertandingan bola (moment piala dunia), tahun baru, natal, valentine dan masih banyak lagi. Berikut ini contoh dalam penggunaan keywords musiman :

Baca juga yang ini : Daftar PBN Gratis Backlink Profile Dofollow Terbaru

Harga Istimewa Kambing Qurban Termurah ( penggunaan menjelang lebaran idul adha)

Keyword LSI

pentingnya kata kunci LSI dalam SEO, Kata kunci LSI (Laten Semantic Indexing) pada dasarnya adalah kata kunci yang secara semantik terkait dengan kata kunci utama, digunakan dalam pencarian. Kata kunci LSI ini melengkapi dari kata kunci utama dan memberikan informasi konteks yang lebih kuat kepada mesin pencarian dan jugapengguna. Singkatnya sih, kata kunci LSI ini adalah kata kunci (atau frasa kata) yang memiliki tingkat korelasi (relevansi) yang tinggi dengan kata kunci utama.

keyword lsi bakery

Mengapa Kata Kunci LSI Penting Untuk SEO?

Memahami dan juga menerapkan dalam penggunaan keyword LSI sangat penting di tahun 2019 ini. Dengan memasukan secara tepat ke dalam konten akan membantu SEO Website. Manfaat dari keyword LSI :

Membantu algoritme Google

Membantu algoritme Google dalam menentukan kualitas konten dan relevansi yang dipakai pencarian pengguna, Kata kunci LSI menambah informasi dan juga tujuan dari suatu topik. Dan membantu mesin pencarian bisa memahami konten yang lebih baik.

Selain itu, ini juga memungkinkan Google untuk meningkatkan kecocokan antara apa yang dicari orang dan apa yang mereka temukan di hasil pencarian. LSI ini dibuat tentunya untuk membantu pengguna dalam menemukan apa yang mereka cari dan menjadi solusi untuk mereka.

Pada akhirnya, Google akan senang dan begitu juga pengunjung situs web. Konten berkualitas akan memberikan kepuasan dan juga bisa menajdi solusi hal ini tentunya bisa meningkatkan tingkat konversi.

Kepadatan kata kunci

Kata kunci LSI memiliki bobot lebih berat daripada kepadatan kata kunci (desinty keyword), kepadatan kata kunci yakni berapa kali kata kunci (pengulangan) didalam konten. Google akan memperhatikan dari kepadatan kata kunci untuk menentukan peringkat halaman. Artinya, semakin banyak kata kunci yang Anda tambahkan dalam konten (apakah relevan atau tidak), semakin tinggi peringkat Anda.

Seperti yang banyak diulas oleh para pakar seo mengenai metode yang disebut “keyword stuffing” penggunaan kata kunci yang berulang dapat membuat website (post/page) terkena penalti google, dengan melakukan riset Keyword LSI untuk seo yang tepat, maka Kamu dapat menambahkan kata-kata yang berhubungan erat tanpa harus khawatir akan terkena google pinalty.

Ini akan menjadi solusi yang baik untuk menghindari optimasi kata kunci yang berlebihan juga. Algoritma Google terbaru terus saja ditingkatkan untuk mengidentifikasi dan juga bisa mengurutkan konten-konten yang dianggap paling tepat untuk para penggunanya. Dengan penerapan keywords Laten Semantic Indexing (LSI) membuat kita bisa memperkaya isi konten.

Kata kunci lain dalam konten

Ketika Kamu membuat situs web baru atau menulis artikel, kata kunci akan memainkan peran utama dalam bagian SEO yang akan membantu mengarahkan lalu lintas organik ke situs website. keyword planner bisa membantu dalam menambahkan lebih banyak konteks pada kata kunci.

Seperti pada tools google keyword planner gratis membuat kita lebih mudah untuk menemukan hasil yang lebih relevan untuk pencarian riset kata kunci. Kita akan memiliki peluang untuk menentukan peringkat jika konten tersebut memasukkan istilah-istilah lain yang relevan daripada hanya mengulangi longtail keyword secara berulang-ulang. Singkatnya sih, key-word LSI itu sebagai pelengkap dari kata kunci yang digunakan dalam konten.

Baca juga yang ini : Penilaian Bounce Rate Website Yang Bagus

Meningkatkan Peringkat SERP

Kira-kira bagaimana kata kunci LSI bisa meningkatkan peringkat SERP? Dalam melakukan seo website yang tepat sangat penting untuk kita memahami dan menerapkan Laten Symatec Index ini karena aturan google selalu saja mengalami pembaharuan. Berikut alasan mengapa kata kunci LSI dapat membantu meningkatkan peringkat SERP website;

Lihat artikel mengenai :

Google lebih memahami konteks Website

Menggunakan planning keyword LSI untuk mendapatkan informasi dan frasa yang paling relevan serta cocok dengan banyaknya kata yang dicari oleh pengguna dalam suatu pencarian konten, dan ini juga membantu Google untuk lebih dapat memahami konten yang kita buat.

Google selalu berusaha dalam memberikan hasil terbaik dari pencarian para penggunanya dengan melihat seluruh isi konteks halaman daripada kepadatan kata kunci, dengan melakukan plan keywords LSI kemungkinan besar akan membantu dalam peringkat SERP yang bagus.

Contoh penggunaan kata kunci LSI yang tepat dalam membantu Google untuk menetapkan peringkat pencarian.

relevansi kata kunci

Lingkaran untuk sebuah apel sebagai contohnya. Jika dalam konten kita dapat menemukan kata “sehat”, “manis” atau “salad buah” sangat tepat untuk mengatakan bahwa kata “apel” dalam konteks ini berarti buah.

Di sisi lain, setelah menemukan kata-kata seperti “port kilat”, “iPhone” atau “gadget” yang digunakan, jelaslah bahwa “apel” dalam konteks itu berarti sebuah perangkat atau bisa juga perusahaan teknologi raksasa.

Kesimpulannya sih, penggunaan dari kata kunci LSI yang tepat akan maksimal membantu Google dalam menetapkan pencarian yang benar untuk pengguna.

Membantu Memahami Maksud

Dengan menggunakan kata kunci LSI akan membantu dan juga memahami apa yang diinginkan pengguna, dan bisa untuk mengarahkan seseorang yang relevan masuk kedalam situs.

Riset Keyword LSI

kata kunci LSI terkait erat dengan kata kunci utama, Dengan menelusuri variasi-variasi seperti gambar dibawah ini, Kita akan tahu juga apa sih yang dicari orang lain. Hasil yang kita dapat melalui riset keyword ini bisa kita gunakan untuk mengembangkan variasi kata kunci apa yang banyak dicari para pengguna didalam konten yang Kita buat secara alami.

Keyword Research Tool Free

Memperkaya tujuan dari kata kunci utama dengan cara mendapatkannya melalui Laten Symantec Index ini cukup mudah dan gratis, tools research keyword yang gratis ini bisa dengan menggunakan :

add ons keywords everywhere yang diinstall pada chrome maupun firefox, silahkan instal melalui https://keywordseverywhere.com/
Melalui hasil browsing atau pencarian

Menggunakan Generator dibawah ini

LSIGraph: LSI Keyword Generator

Perbanyaklah melakukan pencarian yang relevan dari topik yang akan dibuat sehingga akan memperkaya tujuan dari penulisan, dan semoga didalam artikel yang kita buat bisa menjadi manfaat untuk yang lainnya, selamat berkarya.

Teknik SEO Onpage Peringkat Google Halaman Pertama

teknik seo On Page website

Teknik SEO Onpage Peringkat Google Halaman Pertama, Apakah kamu ingin menjadikan postingan web/blog kamu tertargetkan dengan kata kunci yang dioptimalkan dengan SEO dan siap untuk mengarahkan lebih banyak lalu lintas atau kunjungan?

Apakah kamu ingin mesin pencari seperti google lebih mudah untuk dapat memahami kata kunci pada blog kamu?
Jika kamu memiliki jawab “ya” untuk pertanyaan diatas tadi, maka kamu harus memahami dan mempelajari bagaimana cara membuat posting-blog menjadi tertarget kata kunci.

teknik seo onpage untuk pemula

Ketika kamu berusaha melakukan Teknik SEO Onpage untuk mengoptimalkan situs web atau blog, ada dua faktor utama yang harus diperhatikan dan dipahami, yakni:

  • On-page optimization
  • Off-page optimization

Dasar Peringkat Google

Artikel hari ini akan fokus pada pengoptimalan blog halaman dan disini akan mengulas teknik SEO on-page dan kamu harus menerapkan atau mempraktekkannya utnuk mengoptimalkan postingan blog kamu.

Perbedaan Optimasi On-page SEO dengan Optimasi On-Site SEO, yakni :

SEO On-Site mengacu pada optimalisasi seluruh situs dengan elemen-elemen seperti Sitemap dan juga pembentukan struktur permalink (url permalink)
On-Page SEO mengoptimalkan konten kata kunci target dalam satu posting blog. Ini termasuk penggunaan judul yang tepat, penempatan kata kunci yang benar, kualitas konten.

Pengoptimalan Sebuah Halaman

Mengapa Kamu memerlukan pengoptimalan on-page ? Ketika beberapa pelaku SEO mendengar istilah “artikel dioptimalkan untuk SEO,” mereka berpikir ini adalah kebiasaan yang tidak perlu dilakukan. Dan menurut kebanyakan para Praktisi SEO justru itu perlu untuk dilakukan.

Inilah yang dikatakan praktisi tentang algoritma Google :

” Mesin pencari hanyalah serangkaian algoritma. Mereka mencari berbagai faktor untuk menentukan peringkat halaman Anda untuk kata kunci tertentu. Sekarang, kami perlu membantu mesin pencari mengidentifikasi kata kunci target dari pos untuk membuat pos itu lebih relevan bagi pembaca.”

cara melakukan teknik seo onpage dan offpage

The first page of search results…semisal saja ada sebuah pertanyaan ; Mengapa kamu tidak menginginkan peringkat pada halaman pertama hasil pencarian?

Kemungkinan jawabannya ada banyak alasan-alasan, tetapi jika kamu tidak memperhatikan SEO, mungkin saja ada alasan yang membuat kamu menjadi malas.

Naah pada saat kita melakukan kegiatan optimasi SEO pada sebuah artikel atau posting, kita perlu mengikuti metode-metode yang telah terbukti untuk membantu menaikkan peringkat lebih tinggi di mesin pencarian.

Sekarang, Google tidak hanya mempertimbangkan skor SEO Onpage untuk peringkat sebuah artikel. Banyak faktor lain seperti pada sinyal media sosial (berbagi, suka, tweet, ikuti, dll.), Backlink , otoritas domain, dan hal lain diluar dari on-page.

Tujuan melakukan on-page SEO adalah untuk mengoptimalkan artikel dengan cara yang alami, dan tepat, sehingga mesin pencari dapat dengan mudah memilih kata kunci target dan membawa pengunjung yang ditargetkan ke situs web kamu.

Konten Adalah Raja

Konten adalah raja, Satu hal yang dari dulu sangat disarankan untuk kamu mulai lakukan adalah menambahkan video ke posting blog. Video tidak hanya akan meningkatkan jumlah media pada posting kamu tetapi itu juga akan membuat postingan kamu jauh lebih informatif dan kaya akan konten artikel.

Menulis Konten yang Menarik

Kamu harus segera membuat atau menulis konten yang menarik. Jika kamu hanya melakukan pembuatan dengan konten yang berkualitas rendah, kamu pasti akan mengalami kegagalan.

Baca juga yang ini : Download Tutorial Theme WordPress Zerif Lite Responsive

Kegagalan karena kamu tidak dapat menulis konten yang menarik, orang tidak akan menghabiskan banyak waktu di blog kamu, rasio pentalan (Bounce Rate) kamu akan terus meningkat, dan akan berakibat peringkat akan anjlok.

Kamu harus belajar cara untuk melibatkan keinginan audiens dengan cara memahami kebutuhan yang sesuai untuk mereka.

bounce rate website

Jumlah Kata Perposting

Posting blog yang tidak memiliki banyak kata biasanya kurang bagus di mesin pencari. Karena dianggap masih kurang informatif.

Tentu saja, ada pengecualian, tetapi untuk blog berbasis informasi umum, membuat posting dengan setidaknya 1.300 kata adalah standar baru.

Itu selalu lebih baik untuk diteliti dengan baik dan terlalu informatif daripada tidak memberikan informasi yang cukup. Ini terutama benar jika Anda menargetkan kata kunci yang sangat kompetitif.

Saran: Cobalah untuk melihat dan pelajari postingan lain untuk kata kunci target dan lihat berapa banyak kata yang mereka buat pada postingan.

Meskipun tidak ada hitungan resminya, posting yang lebih panjang bisa saja cenderung memiliki peringkat yang lebih baik karena biasanya ada lebih banyak informasi di sana.
Perhatikan Optimasi Halaman dibawah ini:

Penempatan kata kunci:

  • Kata kunci dalam judul.
  • Kata kunci di permalink.
  • Kata kunci di paragraf pertama.
    Kata kunci dalam tag alt gambar.
  • Gunakan kata kunci LSI di badan (gunakan SEMRush.com untuk menemukan kata kunci terkait).Gunakan kata kunci LSI dalam H2 atau H3.
  • Menggunakan kepadatan kata kunci sebanyak 1,5% dari jumlah artikel yang dibuat.

Faktor Peringkat Optimasi Halaman:

  • Tambahkan multimedia (video, slide, infografis ).
  • Optimalkan gambar sebelum mengunggah (kompres dan ubah ukuran).
  • Optimalkan kecepatan memuat halaman.
  • Buat judul meta yang kurang dari 65 karakter.
  • Buat deskripsi meta kurang dari 160 karakter.
  • Tautan internal ke artikel terkait.
  • Tautan keluar ke situs berkualitas tinggi yang relevan.
  • Membuat backlink

Hal-hal yang Kamu fokuskan:

Untuk optimasi on-page gunakan kata kunci Anda dalam judul posting.
Gunakan kata kunci panjang (Longtail Keywords).
Jika membuat tulisan jangan menggunakan tahun atau tanggal dari posting.

Fokus Dan Informatif

Hal-hal yang menempati peringkat tertinggi adalah hal-hal yang paling informatif, paling menarik, dan paling berguna. Jadi berusahalah untuk membuat konten yang disukai pembaca, dan mesin pencari juga akan memberikan SERP yang bagus.
Read ALSO this one: good Bounce Rate Website rating

Apakah kamu sudah bersedia untuk mengoptimalkan dengan teknik seo onpage postingan blog? Tolong bagikan dengan saya dikolom komentar di bawah!

Penilaian Bounce Rate Website Yang Bagus

bounce rate yang bagus

Bounce Rate ini salah satu istilah dalam Tool Google Analytics, suatu tool untuk membantu kita dalam menganalisa kunjungan/traffic website yang kita kelola. Untuk menggunakan tool google analytics ini website kita terlebih dahulu haruslah didaftarkan. Menganalisa traffic/kunjungan didalam SEO itu bisa dikatakan penting juga dengan tujuan mengevaluasi serta mengetahui keberhasilan dalam SEO.

Karena tool google analytics ini dapat memberikan informasi data yang tentu saja berkaitan dengan seberapa besar pengunjung yang masuk ke dalam website kita, termasuk Penilaian rasio pentalan ini. apabila kita hanya menggunakan satu tool dari Google Webmaster, maka dalam evaluasi keberhasilan dari SEO kita bisa kurang lengkap informasinya.

Bounce Rate letak nilai atau ukuran seberapa lamanya seorang pengunjung berada didalam website milik kita. Nilai Bounce Rate yang tinggi, mendekati dari 100%, itu artinya bahwa waktu pengunjung yang masuk hanyalah sebentar saja, tidak berminat untuk berlama-lama atau bahkan tidak mau mengklik konten-konten lainnya yang kita miliki.

Nilai Bounce Rate juga bukan hanya sekedar dari waktu kungjungannya yang singkat saja, biasanya juga dari kunjungan yang kurang dari waktu 10 detik yang merasa bahwa pengunjung salah informasi terhadap kata kunci atau juga tidak berminat terhadap konten tersebut.

Rasio Pentalan yang Bagus dari Website Kita

Setiap halaman pada website kita memiliki tujuan yang maksimal ingin sangat dicapai. Contohnya saja tersedianya informasi penting kepada para pembacanya, untuk menayangkan iklan bersponsor, atau juga mempublish produk-produk yang kita jual. Dan apakah suatu bounce rate itu bagus atau tidaknya akan sangat terkait dengan tujuan-tujuan halaman website tersebut.

Keberhasilan dari halaman website yang kita kelola adalah hal pertama yang harus kita pahami dahulu, sebelum kita melakukan aktivitas pada web analytics lainnya. Dan sebetulnya, bounce rate yang bagus itu adalah yang lebih bisa mendekatkan kita dengan tujuan website kita tersebut. Baca artikel yang membahas mengenai Membuat blog Dengan Niche Membantu SEO

Sedikit contoh untuk kita agar dapat lebih mudah serta jelas dalam memahami kaitan dari bounce rate dengan tujuan (niche) website. Contohnya saja, Bila kita memiliki sebuah website toko online yang tujuannya untuk pembelian secara online. Apa yang bisa kita simpulkan apabila penilaian bounce rate yang kita dapat adalah sebesar 90% ? Untuk contoh nilai tersebut kita dapat simpulkan atau katakan bahwa nilai dari bounce rate sebesar 90% tersebut relatif tidak bagus.

Mengapa sih demikian? Pada website toko online (yang benar-benar toko online), untuk setiap pemesanan yang masuk itu membutuhkan lebih dari satu halaman untuk dilewati oleh pembeli. Calon pembeli tersebut harus membuka halaman produk terlebih dahulu, lalu melakukan pembelian dengan menambahkannya ke ‘cart’, kemudian calon pembeli menuju ke halaman checkout, dan lanjut ke halaman untuk pembayaran.

Bounce Rate Website

ApaBila semua calon pembeli atau pengunjung ini melewati proses-proses diatas tadi, maka nilai bounce rate website kita adalah 0% karena tidak ada nilai kunjung yang terpental (bounced). Mengapa nilai 90% itu tidak bagus? Dapat dipastikan itu karena sebagian besar calon pembeli atau pengunjung tidaklah melakukan pemesanan (tidak minat terhadap produk). Jangankan sampai pada tahapan akhir halaman checkout, untuk mengklik tombol beli “Add to Cart” atau untuk melihat produk-produk lain yang kita jual saja para calon pembeli tidak mau.

Sebagai satu pembanding yang berbeda diatas dari bounce rate, Contohnya dimana penilaian bounce rate 90% itu bisa dianggap bagus. Anggap saja kamu adalah penyedia jasa pompa beton cor yang memiliki website untuk membantu mempromosikan jasa pompa tersebut.

Bila tujuannya hanya memberikan informasi nomor telpon dan kamu mengharapkan mendapat telp dari calon klien atau calon klien langsung menelpon, tentu saja nilai bounce rate 90% itu sangat baik apabila pada halaman tersebut yang dikunjungi klien itu sudah terdapat informasi nomor telpon kita.

Yang artinya calon klien memang sudah tidak perlu lagi untuk membuka-buka halaman lainnya hanya untuk mendapatkan no.kontak untuk menghubungi kamu. Bila itu terjadi bounce rate akan tinggi namun itu pertanda baik untuk website kita. Sebaliknya jika misalnya ternyata bounce ratenya hanya 10%, itu tidak bagus.

Bisa saja bounce rate yang rendah didapat karena pengunjung yang kebingungan tidak langsung mendapatkan nomor telpon kita sehingga mereka harus berputar-putar dulu di website kita. Bila terjadi, tentu ada yang salah dengan websitenya dan kita membutuhkan untuk memperbaikinya kembali konten website kita.

2 contoh yang sangat berlainan atau beda pendapat di atas, tentu kita sudah mengetahui kapan suatu penilian bounce rate dapat dikatakan bagus atau tidaknya. Suatu nilai bounce rate yang sama dapat dikatakan baik atau juga bisa buruk itu tergantung dari websitenya. nilai 30% bisa saja disebut sebagai nilai bounce rate yang bagus untuk suatu website, tetapi belum tentu juga berlaku untuk website-website yang lainnya.

Kita harus berupaya untuk mengkaitkan dengan tujuan dari halaman-halaman web/blog yang ada. Tetapi kita perlu ingat juga, walau kita dapat kaitkan halaman, nilai dari bounce rate tersebut juga tidak menjamin apakah tujuan website milik kita tersebut bisa tercapai.

baca juga cara Check DA PA

Menghitung Nilai Bounce Rate

Kita ulang kembali ulasa diatas tadi, Mengapa penilaian bounce rate website kita bisa tinggi presentasenya ? Itu dikarenakan ketika pengunjung yang datang ke web/blog kita itu hanya melihat satu halaman saja yang lalu bergegas keluar. Maka hal seperti ini wajib untuk kita perhatikan secara benar-benar dan mengambil langkah untuk mengatasinya.

Bagaimana cara kita untuk dapat menghitung bounce rate web kita ini ?

cara menghitung bounce rate website

Rumus Bounce Rate = (A / B ) x 100%
Note :
A : jumlah pengunjung yang hanya mengunjungi satu halaman
B : jumlah total kunjungan

Rumus bounce rate= (jumlah pengunjung hanya mengunjungi satu halaman/jumlah total kunjungan) x 100% . Contohnya saja pengunjung web kita perharinya 1.000 orang, dari pembaca seribu orang itu yang membaca hanya 1 halaman ada sekitar 500 orang yang berarti nilai bounce ratenya adalah (500/1000) X 100% = 50%).

Untuk kita yang menginginkan bounce-rate kecil, maka haruslah memperhatikan hal-hal berikut :

  • terus menerus secara konsisten untuk update artikel yang berkualitas
  • membuat atau memasang related post
  • menggunakan internal link
  • memilih dan memakai template yang bagus/responsive
  • berupaya menjaga loading web/blog cepat dan memiliki navigasi yang baik
  • jangan dijejali iklan terlalu banyak

Rasio pentalan yang rendah tentu akan berdampak jumlah pageview itu meningkat. Ini sangatlah berguna untuk kita yang sangat suka atau berminat dalam iklan CPC seperti adsense. Karena semakin banyak pembaca membuka halaman maka besar kemungkinan klik iklan juga semakin tinggi. Tapi intinya, blog yang miliki diisi dengan banyak informasi serta bermanfaat untuk para pembaca. Kalau saja bacaannya itu bermanfaat tentu pastinya terjadi banyak kunjungan dan postingan akan dishare banyak orang juga.