logo
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean feugiat dictum lacus, ut hendrerit mi pulvinar vel. Fusce id nibh

Mobile Marketing

Pay Per Click (PPC) Management

Conversion Rate Optimization

Email Marketing

Online Presence Analysis

Fell Free To contact Us
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean feugiat dictum lacus

1-677-124-44227

info@your business.com

184 Main Collins Street West Victoria 8007

Top

Penilaian Bounce Rate Website Yang Bagus

Nezzan SEO Depok / Blog seo  / Penilaian Bounce Rate Website Yang Bagus
bounce rate

Penilaian Bounce Rate Website Yang Bagus

Bounce Rate ini salah satu istilah dalam Tool Google Analytics, suatu tool untuk membantu kita dalam menganalisa kunjungan/traffic website yang kita kelola. Untuk menggunakan tool google analytics ini website kita terlebih dahulu haruslah didaftarkan. Menganalisa traffic/kunjungan didalam SEO itu bisa dikatakan penting juga dengan tujuan mengevaluasi serta mengetahui keberhasilan dalam SEO. Karena tool google analytics ini dapat memberikan informasi data yang tentu saja berkaitan dengan seberapa besar pengunjung yang masuk ke dalam website kita, termasuk Penilaian Bounce Rate ini. apabila kita hanya menggunakan satu tool dari Google Webmaster, maka dalam evaluasi keberhasilan dari SEO kita bisa kurang lengkap informasinya.

Bounce Rate letak nilai atau ukuran seberapa lamanya seorang pengunjung berada didalam website milik kita. Nilai Bounce Rate yang tinggi, mendekati  dari 100%, itu artinya bahwa waktu pengunjung yang masuk hanyalah sebentar saja, tidak berminat untuk berlama-lama atau bahkan tidak mau mengklik konten-konten lainnya yang kita miliki. Nilai Bounce Rate juga bukan hanya sekedar dari waktu kungjungannya yang singkat saja, biasanya juga dari kunjungan yang kurang dari waktu 10 detik yang merasa bahwa pengunjung salah informasi terhadap kata kunci atau juga tidak berminat terhadap konten tersebut.

Bounce Rate yang Bagus dari Website Kita

Setiap halaman pada website kita memiliki tujuan yang maksimal ingin sangat dicapai. Contohnya saja tersedianya informasi penting kepada para pembacanya, untuk menayangkan iklan bersponsor, atau juga mempublish produk-produk yang kita jual. Dan apakah suatu bounce rate itu bagus atau tidaknya akan sangat terkait dengan tujuan-tujuan halaman website tersebut.

Keberhasilan dari halaman website yang kita kelola adalah hal pertama yang harus kita pahami dahulu, sebelum kita melakukan aktivitas pada web analytics lainnya. Dan sebetulnya, bounce rate yang bagus itu adalah yang lebih bisa mendekatkan kita dengan tujuan website kita tersebut. Baca artikel yang membahas mengenai Membuat blog Dengan Niche Membantu SEO

Sedikit contoh untuk kita agar dapat lebih mudah serta jelas dalam memahami kaitan dari bounce rate dengan tujuan (niche) website. Contohnya saja, Bila kita memiliki sebuah website toko online yang tujuannya untuk pembelian secara online. Apa yang bisa kita simpulkan apabila penilaian bounce rate yang kita dapat adalah sebesar 90% ? Untuk contoh nilai tersebut kita dapat simpulkan atau katakan bahwa nilai dari bounce rate sebesar 90% tersebut relatif tidak bagus. Mengapa sih demikian? Pada website toko online (yang benar-benar toko online), untuk setiap pemesanan yang masuk itu membutuhkan lebih dari satu halaman untuk dilewati oleh pembeli. Calon pembeli tersebut harus membuka halaman produk terlebih dahulu, lalu melakukan pembelian dengan menambahkannya ke ‘cart’, kemudian calon pembeli menuju ke halaman checkout, dan lanjut ke halaman untuk pembayaran.

ApaBila semua calon pembeli atau pengunjung ini melewati proses-proses diatas tadi, maka nilai bounce rate website kita adalah 0% karena tidak ada nilai kunjung yang terpental (bounced). Mengapa nilai 90% itu tidak bagus? Dapat dipastikan itu karena sebagian besar calon pembeli atau pengunjung tidaklah melakukan pemesanan (tidak minat terhadap produk). Jangankan sampai pada tahapan akhir halaman checkout, untuk mengklik tombol beli “Add to Cart” atau untuk melihat produk-produk lain yang kita jual saja para calon pembeli tidak mau.

Sebagai satu pembanding yang berbeda diatas dari bounce rate, Contohnya dimana penilaian bounce rate 90% itu bisa dianggap bagus. Anggap saja kamu adalah penyedia jasa pompa beton cor yang memiliki website untuk membantu mempromosikan jasa pompa tersebut. Bila tujuannya hanya memberikan informasi nomor telpon dan kamu mengharapkan mendapat telp dari calon klien atau calon klien langsung menelpon, tentu saja nilai bounce rate 90% itu sangat baik apabila pada halaman tersebut yang dikunjungi klien itu sudah terdapat informasi nomor telpon kita. Yang artinya calon klien memang sudah tidak perlu lagi untuk membuka-buka halaman lainnya hanya untuk mendapatkan no.kontak untuk menghubungi kamu. Bila itu terjadi bounce rate akan tinggi namun itu pertanda baik untuk website kita. Sebaliknya jika misalnya ternyata bounce ratenya hanya 10%, itu tidak bagus. Bisa saja bounce rate yang rendah didapat karena pengunjung yang kebingungan tidak langsung mendapatkan nomor telpon kita sehingga mereka harus berputar-putar dulu di website kita. Bila terjadi, tentu ada yang salah dengan websitenya dan kita membutuhkan untuk memperbaikinya kembali konten website kita.

2 contoh yang sangat berlainan atau beda pendapat di atas, tentu kita sudah mengetahui kapan suatu penilian bounce rate dapat dikatakan bagus atau tidaknya. Suatu nilai bounce rate yang sama dapat dikatakan baik atau juga bisa buruk itu tergantung dari websitenya. nilai 30% bisa saja disebut sebagai nilai bounce rate yang bagus untuk suatu website, tetapi belum tentu juga berlaku untuk website-website yang lainnya. Kita harus berupaya untuk mengkaitkan dengan tujuan dari halaman-halaman web/blog yang ada. Tetapi kita perlu ingat juga, walau kita dapat kaitkan halaman, nilai dari bounce rate tersebut juga tidak menjamin apakah tujuan website milik kita tersebut bisa tercapai.

baca juga cara Check DA PA

Menghitung Nilai Bounce Rate

Kita ulang kembali ulasa diatas tadi, Mengapa penilaian bounce rate website kita bisa tinggi presentasenya ? Itu dikarenakan ketika pengunjung yang datang ke web/blog kita itu hanya melihat satu halaman saja yang lalu bergegas keluar. Maka hal seperti ini wajib untuk kita perhatikan secara benar-benar dan mengambil langkah untuk mengatasinya.

Bagaimana cara kita untuk dapat menghitung bounce rate web kita ini ?

cara menghitung bounce rate

Rumus Bounce Rate = (A / B ) x 100%
Note :
A : jumlah pengunjung yang hanya mengunjungi satu halaman
B : jumlah total kunjungan

Rumus bounce rate= (jumlah pengunjung hanya mengunjungi satu halaman/jumlah total kunjungan) x 100% . Contohnya saja pengunjung web kita perharinya 1.000 orang, dari pembaca seribu orang itu yang membaca hanya 1 halaman ada sekitar 500 orang yang berarti nilai bounce ratenya adalah (500/1000) X 100% = 50%).

Untuk kita yang menginginkan bounce rate kecil, maka haruslah memperhatikan hal-hal berikut :

  • terus menerus secara konsisten untuk update artikel yang berkualitas
  • membuat atau memasang related post
  • menggunakan internal link
  • memilih dan memakai template yang bagus/responsive
  • berupaya menjaga loading web/blog cepat dan memiliki navigasi yang baik
  • jangan dijejali iklan terlalu banyak

Bounce rate yang rendah tentu akan berdampak jumlah pageview itu meningkat. Ini sangatlah berguna untuk kita yang sangat suka atau berminat dalam iklan CPC seperti adsense. Karena semakin banyak pembaca membuka halaman maka besar kemungkinan klik iklan juga semakin tinggi. Tapi intinya, blog yang miliki diisi dengan banyak informasi serta bermanfaat untuk para pembaca. Kalau saja bacaannya itu bermanfaat tentu pastinya terjadi banyak kunjungan dan postingan akan dishare banyak orang juga.

Share
No Comments

Post a Comment

WhatsApp WhatsApp nezzanseo.com